Suasana Alun-alun Engku Puteri, Batam Centre, berubah semarak pada Sabtu malam (6/12/2025). Ratusan warga dari berbagai usia berkumpul untuk mengikuti Batam Night Run, ajang lari malam yang digelar Royal Pro, yang tahun ini mengusung semangat hidup sehat dan ruang rekreasi keluarga di akhir pekan.
Tepat pukul 19.00 WIB, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam mengibarkan bendera start, disambut sorakan peserta yang memenuhi area alun-alun. Rute sejauh 5 kilometer membawa para pelari berkeliling kawasan Batam Centre, melewati beberapa ruas jalan protokol sebelum kembali ke garis finis. Lampu-lampu kota dan jejeran penonton di sepanjang jalan menambah nuansa kebersamaan.
Seru sekali, apalagi larinya malam. Hawanya lebih sejuk dan suasananya ramai, ujar Siska (27), salah satu peserta yang datang bersama komunitas lari lokal.
Begitu mencapai finis, para peserta langsung menyerbu deretan tenant kuliner Bakulba (Bazar Kuliner Batam) yang telah setia hadir setiap akhir pekan. Aroma jajanan tradisional, kopi, dan aneka makanan kekinian memenuhi udara, membuat area kuliner menjadi pusat keramaian baru setelah lomba.
Kami sengaja menambah menu malam ini karena sudah tahu peserta larinya banyak, kata Rahman, salah satu pemilik tenant, sambil melayani antrean pengunjung.
Dari panggung utama, alunan musik mengiringi suasana santai para peserta yang duduk menikmati hidangan. Panitia menyediakan area khusus di baris depan untuk peserta finisher, sementara pengunjung umum ditempatkan di sisi kiri dan kanan dengan pembatas pagar demi keamanan.
Malam semakin meriah ketika penyanyi Tri Suaka naik ke atas panggung. Ribuan kamera ponsel terangkat, dan sorak-sorai memenuhi udara. Para peserta yang kelelahan seolah mendapat energi baru ketika lagu-lagu populernya dibawakan.
Gelaran Batam Night Run tahun ini tidak hanya meninggalkan jejak langkah di jalanan kota, tetapi juga menghadirkan ruang kebersamaan bagi warga Batam untuk menikmati malam Minggu dengan cara yang sehat, ceria, dan penuh hiburan.(Sal)