Mengingat website Saladin-Institute.com, selain sebagai portal berita, juga sebagai ruang kajian yang berfokus pada sejarah, pemikiran Islam, dan kepemimpinan Saladin atau Salahuddin Al-Ayyubi, penggunaan bahasa Inggris bukan sekadar pilihan, melainkan sebuah kebutuhan strategis.
Untuk tulisan-tulisan yang sifatnya kajian dan pergumulan pemikiran, berikut ini sebagai alasan spesifik mengapa Saladin Institute sangat perlu versi bahasa Inggris jika ingin menjangkau pembaca internasional:
1. Saladin adalah Tokoh Global, Bukan Lokal
Salahuddin Al-Ayyubi atau Saladin adalah sosok yang dihormati baik di dunia Timur maupun Barat. Banyak sejarawan, akademisi, dan pembaca dari Eropa, Amerika, hingga Timur Tengah mencari informasi tentang kepemimpinannya.
Jika konten saladin-institute.com hanya berbahasa Indonesia, akan kehilangan kesempatan untuk menjadi rujukan bagi audiens global yang tertarik pada sejarah Perang Salib atau kearifan kepemimpinan Saladin.
2. Membangun Otoritas Akademik Internasional
Website dengan nama "Institute" membawa ekspektasi sebagai pusat studi atau riset. Agar institusinya dapat diakui secara global, maka hasil kajian atau artikel yang diposting harus juga bisa dibaca oleh para pakar di luar negeri.
Bahasa Inggris memungkinkan tulisan-tulisannya dapat dikutip oleh penulis atau peneliti internasional, yang secara otomatis akan menaikkan rating dan reputasi website saladin-institute.com.
3. Relevansi Konten dengan “Salahuddin Generation”
Jika misi Saladin Institute adalah menyebarkan nilai-nilai kepemimpinan ke generasi muda (yang sering disebut The Salahuddin Generation), maka bahasa Inggris adalah bahasa pengantar utama bagi komunitas Muslim global (Ummah) di berbagai negara.
Rekomendasi untuk Saladin-Institute.com:
Jika saat ini semua postingan masih dalam bahasa Indonesia, tahap pertama tidak perlu mengubah semuanya sekaligus. Cobalah langkah "Bilingual Approach":
Misalnya .elakukan ringkasan eksekutif (Abstract): untuk setiap artikel panjang, sediakan ringkasan 2-3 paragraf dalam bahasa Inggris di bagian atas. Perhatikan juga Menu Utama dengan memastikan navigasi (About Us, Research, Programs) tersedia dalam bahasa Inggris.
Lakukan penerjemahan bertahap dengan memilih artikel-artikel yang bersifat "pemikiran" atau "sejarah mendalam" untuk diterjemahkan secara penuh ke bahasa Inggris secara manual (bukan sekadar mesin translator) agar makna filosofisnya tidak hilang.
Dengan demikian, agar Saladin-Institute.com tidak hanya menjadi konsumsi lokal, menyediakan konten bahasa Inggris adalah kunci untuk mengubah website tersebut menjadi pusat peradaban digital yang didengar oleh dunia internasional. (Sal)