Menafsir Cinta di Antara Bahasa: Go Youn Jung dan Kim Seon Ho di Jakarta

Kedatangan aktris Korea Selatan, Go Youn Jung, ke Jakarta menjadi sorotan publik pada Jumat, 16...

Menafsir Cinta di Antara Bahasa: Go Youn Jung dan Kim Seon Ho di Jakarta

Travel
18 Jan 2026
390 x Dilihat
Share :
Sofyan Saladin
Tim Redaksi

Menafsir Cinta di Antara Bahasa: Go Youn Jung dan Kim Seon Ho di Jakarta

Kedatangan aktris Korea Selatan, Go Youn Jung, ke Jakarta menjadi sorotan publik pada Jumat, 16 Januari 2026. Ia hadir untuk merayakan perilisan serial drama Netflix terbaru, Can This Love Be Translated?, bersama lawan mainnya, Kim Seon Ho, serta sutradara Yoo Young-eun. Kehadiran mereka di Atrium Kota Kasablanka bukan sekadar agenda promosi, melainkan momen di mana budaya hiburan Korea bertemu dengan antusiasme penggemar Indonesia.

Ribuan penggemar memadati Experience Zone, area interaktif yang dirancang untuk menghidupkan cerita serial ini. Pengunjung dapat merasakan pengalaman menjadi karakter utama, Cha Mu-hee dan Joo Ho-jin, seolah ikut berkelana bersama mereka dalam kisah lintas negara yang dihadirkan Netflix. Sorak-sorai penggemar, teriakan nama Go Youn Jung dan Kim Seon Ho, serta senyum dan lambaian tangan mereka menciptakan suasana yang hangat dan intim.

Dalam konferensi pers, Go Youn Jung tampak tersentuh. “Saya merasakan teriakan yang begitu luar biasa. saya merasa sangat tersentuh dan berterima kasih,” ujarnya. Ia mengingat kembali kunjungannya ke Bali tahun lalu bersama kru Resident Playbook, dan berbagi kesan tentang kuliner Indonesia, termasuk keripik singkong dan hidangan tradisional yang dibungkus daun pisang, diyakini sebagai lemper. Momen-momen kecil seperti ini, katanya, membuat hubungannya dengan penggemar Indonesia terasa lebih dekat.

Serial Can This Love Be Translated? sendiri adalah karya duo penulis legendaris, Hong Sisters, yaitu Hong Jung-eun dan Hong Mi-ran, yang dikenal lewat Alchemy of Souls, Hotel Del Luna, dan The Master’s Sun. Terdiri dari 12 episode, serial ini mengeksplorasi kisah cinta yang rumit antara Cha Mu-hee, seorang aktris yang tiba-tiba menjadi superstar global, dan Joo Ho-jin, penerjemah multibahasa yang berusaha menavigasi cinta di tengah perbedaan budaya dan bahasa.

Go Youn Jung mengungkapkan bahwa memerankan Cha Mu-hee bukanlah hal mudah. “Persiapan saya adalah menampilkan seorang superstar yang mencapai puncak dalam sekejap, tanpa proses bertahap. Ada perasaan senang, tapi di sisi lain juga takut,” katanya. Karakter Mu-hee digambarkan menahan emosinya melalui kata-kata yang sering diputar-putar demi melindungi dirinya dari rasa sakit. Sebuah refleksi tentang bagaimana tekanan popularitas bisa membentuk psikologi seseorang.

Sementara itu, Kim Seon Ho yang berperan sebagai Joo Ho-jin mengakui tantangan bahasa yang dihadapinya. Karakter ini harus menguasai beberapa bahasa asing agar cerita terasa autentik. “Belajar bahasa Jepang adalah yang paling sulit, tapi itu penting agar chemistry antar karakter bisa terasa nyata,” katanya. Upaya ini menegaskan bahwa di balik layar, akting modern tidak hanya soal emosi, tetapi juga teknik dan ketelitian dalam menafsirkan nuansa budaya.

Sutradara Yoo Young-eun juga berbagi pengalamannya saat mengunjungi Experience Zone. Ia membuat pembatas buku berisi daun semanggi berdaun empat sebagai simbol keberuntungan dan harapan bagi para penggemar. “Saya senang melihat mereka merasakan pengalaman menjadi karakter dalam drama, seolah kita sedang melakukan perjalanan bersama,” ujarnya. Pengalaman ini menunjukkan bagaimana media interaktif mampu memperluas keterlibatan penonton dan mengubah cara mereka memahami cerita.

Selain soal cerita dan interaksi penggemar, drama ini menimbulkan refleksi tentang cinta dan komunikasi antarbudaya. Ketika kata-kata tidak selalu cukup, penggemar diajak mempertanyakan apakah cinta dapat diterjemahkan sepenuhnya. Serial ini menunjukkan bahwa cinta bukan hanya tentang bahasa yang dipahami, tetapi juga tentang perasaan yang dirasakan dan diresapi, bahkan di antara perbedaan budaya yang mencolok.

Kunjungan Go Youn Jung dan Kim Seon Ho ke Jakarta menjadi pengingat bahwa hiburan global kini bukan hanya konsumsi pasif, tetapi juga pengalaman lintas budaya. Fans Indonesia mendapat kesempatan melihat bagaimana cerita modern dapat menyentuh emosi universal, sekaligus mengajarkan kita tentang empati, kesabaran, dan keterbukaan terhadap dunia.

Can This Love Be Translated? lebih dari sekadar drama romansa. Ia adalah cermin tentang bagaimana manusia berusaha memahami satu sama lain, menerjemahkan emosi yang rumit, dan menemukan makna cinta yang tak selalu bisa diungkapkan dengan kata-kata. Kedatangan para bintang Korea ke Jakarta membuktikan bahwa narasi global bisa bertemu pengalaman lokal, dan dari pertemuan itu lahirlah pengalaman yang tak terlupakan. (Sal)

Share :

Perspektif

Scroll