Bazar, Pasar Tani, dan Senam Sehat Warnai Milad ke-24 PKS Batam

Dalam rangka memperingati Milad ke-24 Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Dewan Pengurus Daerah (DPD)...

Bazar, Pasar Tani, dan Senam Sehat Warnai Milad ke-24 PKS Batam

10 Mei 2026
187 x Dilihat
Share :

Dalam rangka memperingati Milad ke-24 Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Kota Batam menggelar rangkaian kegiatan bertema “Milad Berdaya, Bersama Menguatkan Ketahanan Indonesia” di Lapangan Engku Putri, Batam Centre, Minggu (10/5/2026). Kegiatan yang diisi dengan Senam Sehat Bersama, Bazar UMKM PKS, Pasar Tani, dan berbagai hiburan rakyat menjadi bagian dari upaya PKS menghadirkan perayaan yang tidak sekadar seremonial politik, tetapi juga menyentuh kehidupan ekonomi masyarakat.

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua DPD PKS Batam, Yusuf, S.Mn., MM, bersama Sekretaris DPD PKS Batam, Rohaizat, ST, serta kader dan simpatisan dari berbagai wilayah di Kota Batam. Kehadiran masyarakat tampak memadati area kegiatan sejak pagi hari, terutama di kawasan bazar dan pasar tani yang menghadirkan berbagai produk lokal.

Momentum Milad ke-24 PKS tahun ini juga menandai perjalanan panjang partai yang lahir pada 20 April 2002 dan kini memasuki usia 24 tahun pada 20 April 2026. Di usia tersebut, PKS mencoba menegaskan arah gerak politik yang lebih dekat dengan isu ketahanan ekonomi, pangan, dan energi masyarakat.

Berbagai stand warung tenda PKS tampak berdiri di sekitar lokasi acara dengan mengusung tiga isu utama, yakni ekonomi, pangan, dan energi. Sementara Bazar UMKM dan Senam Sehat turut diramaikan oleh stand-stand Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKS dari sejumlah kecamatan di Kota Batam, seperti Sekupang, Batu Ampar, Bengkong, Nongsa, Batu Aji, Sungai Beduk, Lubuk Baja, hingga Sagulung.

Bazar UMKM “Pasar Kita Semua” menjadi salah satu pusat perhatian masyarakat. Beragam produk dijajakan oleh pelaku usaha kecil, mulai dari kuliner rumahan, makanan ringan, minuman tradisional, hingga produk kreatif berbasis rumah tangga. Kehadiran pasar tani juga memberi ruang bagi produk hasil pertanian dan pangan lokal untuk lebih dikenal masyarakat perkotaan.

Ketua DPD PKS Batam, Yusuf, mengatakan bahwa Milad ke-24 PKS di Batam diarahkan untuk memperkuat keberpihakan kepada masyarakat kecil, terutama pelaku UMKM yang selama ini menjadi salah satu penopang ekonomi keluarga. “Melalui Bazar UMKM Pasar Kita Semua, PKS Batam ingin membuka ruang bagi pelaku usaha kecil untuk tampil, memasarkan produknya, dan bertemu langsung dengan masyarakat. Ini bagian dari politik pelayanan yang kami dorong, agar kegiatan partai juga memberi manfaat ekonomi bagi warga,” ujarnya.

Menurutnya, tema “Milad Berdaya, Bersama Menguatkan Ketahanan Indonesia” dipilih karena situasi ekonomi saat ini menuntut seluruh elemen masyarakat untuk saling memperkuat, terutama dalam menjaga daya tahan ekonomi keluarga di tengah naiknya biaya hidup dan ketidakpastian ekonomi global.

Di tingkat nasional, isu ketahanan pangan dan penguatan UMKM memang menjadi salah satu fokus yang banyak dibicarakan berbagai pihak. Data Kementerian Koperasi dan UKM menunjukkan UMKM masih menjadi sektor terbesar dalam penyerapan tenaga kerja nasional. Namun di lapangan, banyak pelaku usaha kecil masih menghadapi tantangan klasik seperti keterbatasan modal, pemasaran, hingga persaingan digital yang semakin ketat.

Sejumlah pelaku UMKM yang ikut dalam bazar mengaku kegiatan seperti ini cukup membantu memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat secara langsung. Mereka berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya hadir saat momentum politik atau perayaan tertentu.

“Yang kami butuhkan sebenarnya bukan cuma ramai sehari, tapi bagaimana UMKM bisa terus didampingi dan dibantu akses pasarnya,” ujar salah satu pelaku usaha makanan ringan di lokasi acara.

Pandangan kritis juga muncul dari sebagian masyarakat yang menilai kegiatan pemberdayaan ekonomi oleh partai politik harus dibarengi dengan komitmen jangka panjang. Menurut mereka, bazar dan pasar rakyat memang mampu menggerakkan ekonomi sesaat, tetapi tantangan sebenarnya adalah menciptakan program berkelanjutan yang benar-benar membantu usaha kecil naik kelas.

Meski demikian, kegiatan Milad PKS di Batam menunjukkan upaya menghadirkan wajah politik yang lebih dekat dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat. Di tengah suasana politik nasional yang sering dipenuhi perdebatan elite, ruang-ruang sederhana seperti bazar UMKM dan pasar tani justru menjadi tempat masyarakat bertemu, bertransaksi, dan merawat harapan kecil tentang ekonomi yang lebih bertahan.

Di antara tenda-tenda sederhana itu, ada banyak cerita tentang keluarga yang menggantungkan hidup dari usaha kecil, tentang ibu rumah tangga yang mencoba bertahan lewat jualan makanan, atau anak muda yang mulai merintis usaha dari dapur rumahnya sendiri. Karena ketahanan Indonesia bukan hanya dibangun dari angka-angka besar pertumbuhan ekonomi, melainkan juga dari kemampuan masyarakat kecil untuk terus hidup, bekerja, dan berharap, meski keadaan tidak selalu mudah. (Red)

Share :

Perspektif

Scroll