Haul Akbar Kota Batam ke-196 Berlangsung Khusyuk, Ribuan Jamaah Padati Masjid Agung Raja Hamidah

Kota Batam memperingati Haul Akbar ke-196 dengan penuh kekhusyukan di pelataran Masjid Agung Raja...

Haul Akbar Kota Batam ke-196 Berlangsung Khusyuk, Ribuan Jamaah Padati Masjid Agung Raja Hamidah

Sosbud
28 Des 2025
320 x Dilihat
Share :
Sofyan Saladin
Tim Redaksi

Haul Akbar Kota Batam ke-196 Berlangsung Khusyuk, Ribuan Jamaah Padati Masjid Agung Raja Hamidah

Kota Batam memperingati Haul Akbar ke-196 dengan penuh kekhusyukan di pelataran Masjid Agung Raja Hamidah, Batam Centre, Ahad, 28 Desember 2025. Sejak pukul 06.30 WIB, ribuan jamaah telah memadati area acara hingga rangkaian kegiatan berakhir menjelang azan Zuhur sekitar pukul 11.30 WIB.

Lautan jamaah berseragam putih tampak memenuhi pelataran masjid. Jamaah laki-laki menempati barisan depan, sementara jamaah perempuan berada di bagian belakang. Mereka tidak hanya datang dari berbagai penjuru Kota Batam, tetapi juga dari Tanjungpinang, Bintan, Karimun, Pekanbaru, serta daerah lain di Provinsi Kepulauan Riau dan Provinsi Riau. Sejumlah jamaah bahkan datang dari negeri jiran, Malaysia dan Singapura, sebagai bagian dari satu rumpun Melayu.

Momentum haul ini bertepatan dengan masa libur setelah Natal dan menjelang Tahun Baru Masehi. Kondisi tersebut turut meningkatkan kehadiran jamaah dari luar daerah dan luar negeri yang memanfaatkan kesempatan beribadah sekaligus berkunjung ke Batam.

Rangkaian acara resmi dimulai tepat pukul 07.00 WIB dengan pembacaan tawassul, dzikir, dan doa kepada Allah SWT. Pahala doa tersebut diniatkan untuk Nabi Muhammad SAW, para sahabat, tabi’in, tabi’ut tabi’in, para auliya, serta tokoh-tokoh yang berjasa membangun Kota Batam sejak 196 tahun silam, dimulai dari masa kepemimpinan Raja Nong Isa.

Acara kemudian dilanjutkan dengan dzikir dan doa istighosah, pembacaan manaqib Syaikh Abdul Qadir Jailani, serta Maulidul Rasul melalui pembacaan Kitab Simtudduror. Rangkaian ibadah ini berlangsung hingga sekitar pukul 10.00 WIB, sebelum memasuki sesi sambutan dari panitia dan para tokoh.

Dalam sambutannya, panitia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para habaib, masyaikh, asatidz, tokoh agama, pejabat pemerintah, aparatur sipil negara, jamaah majelis taklim, santri pesantren se-Kota Batam, media cetak dan daring, jamaah Majelis Dzikir Al-Khidmah sebagai majelis utama, serta jajaran takmir Masjid Agung Raja Hamidah.

Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam acara ini, di antaranya perwakilan Gubernur Kepulauan Riau, Wali Kota Batam Amsakar Achmad yang hadir langsung, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), Kapolresta Barelang, Ketua Lembaga Adat Melayu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam, serta guru utama Thariqah Majelis Dzikir Al-Khidmah, Syaikh Ahmad Asrori Al-Ishaqi—putra dari almarhum Syaikh Asrori Al-Ishaqi, pendiri Majelis Al-Khidmah. Hadir pula KH Muhammad Husni Mubarak sebagai penceramah utama.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas antusiasme jamaah yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Ia menilai Haul Majelis Dzikir Al-Khidmah yang ke-16, yang diselenggarakan bersamaan dengan Haul Akbar Kota Batam ke-196, menjadi cerminan kehidupan religius masyarakat Batam.

“Majelis Dzikir Al-Khidmah yang melaksanakan haul ke-16 disambut sangat antusias oleh jamaah Kota Batam. Jumlah jamaah terus bertambah setiap tahunnya. Ini menjadi rasa syukur saya sekaligus bagian dari visi Batam sebagai Bandar Dunia Madani,” ujarnya.

Amsakar berharap kegiatan haul dan dzikir bersama ini tidak hanya menjadi sarana meraih pahala untuk kehidupan akhirat, tetapi juga menjadi ruang kontemplasi kolektif serta upaya memupuk dan merawat nilai-nilai kebaikan yang terus tumbuh di Kota Batam.

Puncak acara diisi dengan ceramah agama oleh KH Muhammad Husni Mubarak, Imam Besar Masjid Al Akbar Surabaya sekaligus menantu Syaikh Ahmad Asrori Al-Ishaqi. Dalam tausiyahnya, ia menekankan keutamaan dzikir sebagai amalan agung dalam Islam. Ia mengutip Surah Al-Ahzab sebagai dalil tentang keutamaan mengingat Allah, seraya menyampaikan bahwa orang-orang yang hadir di majelis dzikir dijanjikan ganjaran surga oleh Allah SWT.

“Momentum ini bertepatan dengan awal bulan Rajab dan akhir tahun Masehi. Warga Batam dipilih oleh Allah untuk hadir bersama, menyambungkan diri kepada Nabi Muhammad SAW, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” tuturnya.

Haul Akbar Kota Batam ke-196 pun berlangsung dengan khusyuk dan tertib. Lebih dari sekadar peringatan sejarah, acara ini menjadi ruang spiritual yang mempertemukan dimensi religius, kultural, dan sosial masyarakat Batam—sebuah pengingat bahwa pertumbuhan kota tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kedalaman nilai, kebersamaan, dan kesadaran ruhani warganya. (Sal)

Share :

Perspektif

Scroll