Pelayanan administrasi di Kecamatan Nongsa tetap berjalan meski kantor camat lama tidak lagi digunakan secara penuh. Untuk sementara waktu, aktivitas pelayanan publik dipindahkan ke kawasan ruko Summerland di Batubesar. Langkah ini diambil sambil menunggu pembangunan kantor camat baru yang direncanakan mulai pada 2026 oleh Pemerintah Kota Batam.
Camat Nongsa, Eva Samin, mengatakan pemindahan sementara tersebut bertujuan memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan tanpa gangguan. Ia menyebut lokasi kantor lama kerap mengalami genangan air ketika hujan deras, sehingga menghambat aktivitas pelayanan. “Pelayanan tetap berjalan seperti biasa. Bahkan masyarakat justru lebih mudah mengakses layanan di sini,” ujar Eva, Senin (9/3).
Menurutnya, selain banjir yang sering terjadi saat hujan lebat, akses menuju kantor lama juga kerap berlumpur. Kondisi itu membuat masyarakat kesulitan ketika hendak mengurus berbagai dokumen administrasi kependudukan maupun layanan lainnya di tingkat kecamatan. “Kalau hujan di sana sering banjir dan aksesnya juga sulit. Karena itu, sementara waktu kami pindah ke Summerland sampai gedung baru dibangun,” jelasnya.
Saat ini, sebagian besar layanan administrasi masyarakat difokuskan di kantor sementara yang berada di ruko Summerland. Meski begitu, untuk kegiatan tertentu yang membutuhkan ruang lebih luas, pihak kecamatan masih sesekali menggunakan gedung kantor lama. “Kalau kegiatan yang butuh ruang lebih besar kadang masih di kantor lama, karena di sini ruang rapatnya terbatas. Tapi untuk pelayanan masyarakat kita fokuskan di Summerland,” kata Eva.
Kebijakan ini diharapkan dapat menjaga kelancaran pelayanan publik sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang datang mengurus berbagai keperluan administratif. Rencana pembangunan kantor camat baru sebenarnya telah lama masuk dalam agenda pemerintah daerah. Pemerintah Kota Batam menilai gedung lama sudah tidak lagi memadai untuk menunjang pelayanan publik yang semakin meningkat.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, sebelumnya menyatakan bahwa pembangunan kantor baru diperlukan karena kondisi gedung lama sering terdampak banjir ketika hujan deras. Menurutnya, setiap kali hujan turun dengan intensitas tinggi, kawasan sekitar kantor camat kerap tergenang air dan dipenuhi lumpur sehingga mengganggu aktivitas pelayanan masyarakat.
Rencananya, kantor camat baru akan dibangun di kawasan Kampung Jabi, yang berada di antara Kelurahan Kabil, Sambau, dan Batubesar. Jika pembangunan berjalan sesuai rencana, kehadiran kantor camat yang baru diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan publik, tetapi juga mengatasi persoalan infrastruktur yang selama ini menjadi kendala di kantor lama. (Red)