Target Kunjungan Wisman ke Batam Dipatok 1,7 Juta

Kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) perdana di awal 2026 menjadi penanda penting bagi Batam...

Target Kunjungan Wisman ke Batam Dipatok 1,7 Juta

Travel
02 Jan 2026
143 x Dilihat
Share :
Sofyan Saladin
Tim Redaksi

Target Kunjungan Wisman ke Batam Dipatok 1,7 Juta

Kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) perdana di awal 2026 menjadi penanda penting bagi Batam sebagai gerbang utama pariwisata Indonesia bagian barat. Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyambut langsung rombongan wisatawan asing yang tiba melalui Pelabuhan Ferry Internasional Gold Coast, Batam, Kamis, 1 Januari 2026.

Menurut Ni Luh, posisi Batam di Provinsi Kepulauan Riau memiliki peran strategis sebagai pintu masuk wisatawan mancanegara, khususnya dari negara-negara tetangga di Asia Tenggara. Momentum awal tahun ini, kata dia, menjadi sinyal positif bagi pemulihan dan pertumbuhan sektor pariwisata nasional.

“We welcome you, we hope that you enjoy your stay here,” ujar Ni Luh kepada para wisatawan yang baru tiba.

Wisman tersebut berasal dari Malaysia dan menyeberang menggunakan kapal Kepri Coral Glory dari Pelabuhan Stulang Laut. Setibanya di Batam, mereka disambut dengan prosesi khas daerah, mulai dari pengalungan bunga, pertunjukan Tari Kreasi Melayu, hingga pemberian bingkisan sebagai bentuk keramahan tuan rumah.

Salah satu wisatawan, Khairudin, mengaku terkesan dengan sambutan yang diterimanya. Ia menyebut pengalaman tersebut sebagai kesan pertama yang berharga selama berkunjung ke Batam. “Penyambutan ini meninggalkan kenangan manis, apalagi ini kunjungan pertama saya ke sini,” katanya.

Pertumbuhan Kunjungan Wisatawan,

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kepulauan Riau mencatat, jumlah kunjungan wisman ke wilayah tersebut pada periode Januari–Oktober 2025 mencapai 1.662.644 kunjungan. Angka ini meningkat 21,77 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024.

Batam menjadi kontributor terbesar dengan sekitar 1.290.010 kunjungan. Wisatawan asal Singapura tercatat sebagai penyumbang utama, disusul Malaysia, Tiongkok, India, dan Filipina. Pemerintah Kota Batam pun optimistis target 1,5 juta kunjungan wisman hingga akhir 2025 dapat tercapai, dengan proyeksi peningkatan menjadi 1,7 juta kunjungan pada 2026.

Ni Luh menilai capaian tersebut mencerminkan tren positif sektor pariwisata. “Ini memberikan optimisme bahwa pariwisata kita akan terus tumbuh secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kementerian Pariwisata akan terus mendorong penguatan daya tarik Batam dan Kepulauan Riau melalui berbagai agenda nasional dan internasional. Fokus pengembangan diarahkan pada pariwisata berkualitas, termasuk wisata kebugaran, gastronomi, wisata bahari, seni dan desain, serta warisan budaya.

“Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berkolaborasi agar penyelenggaraan event semakin berkualitas dan memberi dampak ekonomi yang lebih luas,” kata Ni Luh.

Momentum kedatangan wisatawan di awal tahun ini diharapkan mampu menjaga optimisme sekaligus memperkuat pencapaian target kunjungan wisatawan nasional sepanjang 2026. (Tempo.co)

Share :

Perspektif

Scroll