Persib Menatap Fase Gugur ACL Two dengan Percaya Diri dan Perhitungan Matang

Persib Bandung menatap babak 16 besar Liga Champions Asia II (ACL Two) 2025/2026 dengan optimisme...

Persib Menatap Fase Gugur ACL Two dengan Percaya Diri dan Perhitungan Matang

Sports
02 Jan 2026
252 x Dilihat
Share :
Sofyan Saladin
Tim Redaksi

Persib Menatap Fase Gugur ACL Two dengan Percaya Diri dan Perhitungan Matang

Persib Bandung menatap babak 16 besar Liga Champions Asia II (ACL Two) 2025/2026 dengan optimisme terukur. Hasil undian yang mempertemukan Maung Bandung dengan Ratchaburi FC dari Thailand dinilai membuka peluang realistis, sekaligus menghadirkan tantangan yang masih berada dalam jangkauan tim.

Undian fase gugur kompetisi tersebut dilakukan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) di Kuala Lumpur, Selasa, 30 Desember 2025. Persib, yang menjadi satu-satunya wakil Indonesia, akan menghadapi Ratchaburi pada fase gugur Wilayah Timur dalam format dua leg.

Sebagai juara Grup G, Persib dijadwalkan lebih dulu bertandang ke markas Ratchaburi pada 11 Februari 2026. Leg kedua akan berlangsung sepekan kemudian di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung. Format ini memberi keuntungan psikologis tersendiri karena penentuan kelolosan berlangsung di hadapan pendukung sendiri.

Pelatih Persib Bojan Hodak menilai hasil undian tersebut menghadirkan lawan yang relatif familiar. Thailand bukan wilayah asing bagi timnya, baik dari sisi atmosfer pertandingan maupun karakter permainan. Pengalaman Persib menjalani pemusatan latihan pramusim di Thailand serta hasil positif saat bertandang ke markas Bangkok United di fase grup musim ini menjadi bekal penting.

“Pengalaman itu membantu kami memahami situasi dan tekanan pertandingan di sana,” ujar Hodak, dikutip dari Skor.id.

Hodak juga menekankan pentingnya laga kandang pada leg kedua. Menurut dia, dukungan Bobotoh di GBLA kerap menjadi faktor yang menyulitkan lawan. “Ratchaburi adalah tim yang bisa kami hadapi dan kami tantang. Bermain di GBLA pada laga kedua jelas menjadi keuntungan. Jika stadion penuh, situasinya tidak mudah bagi tim tamu,” kata Hodak seusai memimpin sesi latihan Persib, Rabu, 31 Desember 2025.

Dari sisi manajemen, hasil undian tersebut juga disambut dengan sikap realistis. Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa tidak ada lawan yang benar-benar mudah di fase gugur kompetisi Asia. Namun, ia menilai faktor jarak dan perjalanan menjadi salah satu aspek yang patut disyukuri.

“Perjalanan ke Thailand relatif lebih bersahabat dibandingkan jika harus menghadapi tim dari Korea Selatan. Ini membantu dari sisi pemulihan dan manajemen waktu,” ujar Adhitia, yang hadir mewakili Persib dalam agenda undian AFC.

Meski demikian, Persib tetap dihadapkan pada tantangan jadwal. Pada Februari 2026, Maung Bandung harus menjalani agenda padat di BRI Super League 2025/2026 dengan empat pertandingan, termasuk laga tandang ke markas Borneo FC yang berada di sela dua pertandingan ACL Two. Kondisi ini menuntut rotasi pemain dan pengelolaan kebugaran yang cermat.

Persib memastikan tiket ke babak 16 besar ACL Two 2025/2026 setelah tampil konsisten dan keluar sebagai juara Grup G, mengungguli Bangkok United, Lion City Sailors FC, dan Selangor FC pada fase grup. Dengan modal tersebut, Persib kini bersiap menguji konsistensi mereka di level Asia. (Tempo.co)

Share :

Perspektif

Scroll