Peresmian Masjid Bintang Amin Angkasa di Lanud Batam, Menhan Dorong Harmoni Lingkungan

Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra mendampingi Menteri...

Peresmian Masjid Bintang Amin Angkasa di Lanud Batam, Menhan Dorong Harmoni Lingkungan

Sosbud
18 Mar 2026
352 x Dilihat
Share :
Sofyan Saladin
Tim Redaksi

Peresmian Masjid Bintang Amin Angkasa di Lanud Batam, Menhan Dorong Harmoni Lingkungan

Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra mendampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dalam serangkaian kegiatan di Batam, Kepulauan Riau, Selasa (17/3). Agenda tersebut mencakup aksi penanaman pohon di kawasan strategis serta peresmian Masjid Bintang Amin Angkasa di lingkungan Lanud, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan lingkungan dan spiritual masyarakat. Kegiatan ini berlangsung sejak pagi hingga siang hari dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI AU, dan warga sekitar.

Kunjungan tersebut diawali dengan penanaman pohon mangga dan ketapang kencana di area terbuka yang dinilai memiliki nilai ekologis penting. Di tengah laju pembangunan Batam sebagai kawasan industri dan perdagangan, langkah ini menjadi penanda bahwa isu lingkungan tetap menjadi perhatian.

Secara nasional, data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menunjukkan bahwa laju deforestasi Indonesia memang mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir, namun tekanan terhadap ruang hijau di kawasan perkotaan dan industri masih menjadi tantangan serius. Batam, sebagai salah satu kawasan ekonomi strategis, menghadapi dilema serupa antara ekspansi pembangunan dan keberlanjutan lingkungan.

Aksi penanaman pohon menurut sejumlah pengamat lingkungan, kegiatan seperti ini penting sebagai pemantik kesadaran publik, namun perlu diikuti dengan kebijakan jangka panjang. “Penanaman pohon itu baik, tapi yang lebih penting adalah bagaimana memastikan pohon itu tumbuh dan menjadi bagian dari ekosistem kota,” ujar seorang analis kebijakan lingkungan dari lembaga riset independen.

Beberapa pihak menilai kegiatan seremonial seperti ini kerap tidak diiringi dengan langkah struktural yang memadai. “Kita sering melihat penanaman pohon sebagai agenda rutin, tetapi tanpa pengawasan dan perawatan, dampaknya minim,” kata seorang aktivis lingkungan di Batam.

Usai kegiatan penghijauan, rombongan melanjutkan agenda ke peresmian Masjid Bintang Amin Angkasa. Menteri Pertahanan menandatangani prasasti sebagai tanda diresmikannya masjid tersebut. Kehadiran fasilitas ibadah ini diharapkan tidak hanya melayani kebutuhan spiritual personel Lanud, tetapi juga masyarakat sekitar.

Dalam sambutannya, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menteri Pertahanan. “Kehadiran Bapak Menteri memberikan energi baru bagi Batam, tidak hanya dalam konteks pertahanan, tetapi juga dalam pembangunan sosial dan keagamaan,” ujarnya.

Pembangunan rumah ibadah di kawasan militer sendiri mencerminkan pendekatan yang lebih luas dalam konsep pertahanan negara. Tidak hanya berfokus pada kekuatan fisik, tetapi juga pada pembinaan mental dan spiritual. Sejumlah pengamat menekankan pentingnya keseimbangan antara pembangunan fasilitas keagamaan dan kebutuhan publik lainnya, seperti pendidikan dan kesehatan.

Di tengah dinamika tersebut, kunjungan Menteri Pertahanan ke Batam dapat dibaca sebagai upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan institusi militer. Batam, yang berada di jalur strategis perbatasan dan perdagangan internasional, memiliki posisi penting dalam peta pertahanan sekaligus ekonomi nasional.

Rangkaian kegiatan ini menyisakan pertanyaan sejauh mana simbol-simbol pembangunan, baik berupa pohon yang ditanam maupun bangunan yang diresmikan mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Sebab pembangunan yang berkelanjutan bukan hanya tentang apa yang terlihat hari ini, tetapi tentang apa yang terus hidup dan memberi makna di masa depan. (Red)

Share :

Perspektif

Scroll