PKK Batam Gelar Senam Bersama Tiap Jumat Sore di Dataran Engku Putri

Setiap Jumat sore, Dataran Engku Putri, Batam Centre, tak lagi sekadar menjadi tempat warga...

PKK Batam Gelar Senam Bersama Tiap Jumat Sore di Dataran Engku Putri

Politik
11 Jan 2026
293 x Dilihat
Share :
Sofyan Saladin
Tim Redaksi

PKK Batam Gelar Senam Bersama Tiap Jumat Sore di Dataran Engku Putri

Setiap Jumat sore, Dataran Engku Putri, Batam Centre, tak lagi sekadar menjadi tempat warga berjalan santai atau berlari ringan. Sejak awal Januari 2025, ruang publik ini rutin dipenuhi barisan warga yang mengikuti Senam Penggerak PKK Kota Batam, sebuah kegiatan kebugaran terbuka yang digagas Tim Penggerak Pemberdayaan dan Pembinaan Keluarga (TP PKK) Kota Batam.

Kegiatan senam ini dilaksanakan setiap Jumat pukul 16.00 WIB, dengan menyesuaikan kondisi cuaca. Senam dilakukan di ruang terbuka dan terbuka untuk seluruh masyarakat Batam. Panitia bahkan secara aktif mengajak warga yang biasa berolahraga sore di sekitar Dataran Engku Putri, termasuk pelari dan pejalan kaki untuk ikut bergabung dalam barisan gerak bersama.

“Senam ini memang kami rancang sebagai kegiatan inklusif. Siapa pun boleh ikut, tidak terbatas ibu-ibu saja. Warga yang sedang lari sore atau sekadar lewat, kami persilakan bergabung,” ujar salah satu panitia kegiatan dari TP PKK Kota Batam di sela-sela pelaksanaan senam.

Program ini merupakan bagian dari agenda kerja TP PKK Kota Batam tahun 2026, di bawah kepemimpinan Erlita Amsakar selaku Ketua TP PKK Kota Batam sekaligus Pembina Posyandu Kota Batam masa bakti 2025–2030. Melalui kegiatan ini, TP PKK menegaskan komitmennya untuk memperkuat pembinaan keluarga, khususnya di bidang kesehatan, sejalan dengan arahan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau agar program PKK dan Posyandu terus bersinergi dan menyentuh langsung masyarakat.

Menurut panitia, kegiatan senam rutin ini tidak hanya bertujuan menjaga kebugaran fisik, tetapi juga menjadi sarana edukasi gaya hidup sehat di tengah masyarakat perkotaan. “Di tengah kesibukan dan budaya kerja yang minim gerak, kami ingin mengajak warga kembali peduli pada kesehatan tubuhnya. Senam ini sederhana, tapi manfaatnya besar jika dilakukan rutin,” kata panitia tersebut.

Pesatnya pembangunan Kota Batam membawa dinamika ekonomi yang tinggi, namun di sisi lain juga memunculkan tantangan kesehatan. Pola hidup kurang gerak berisiko menyebabkan kekakuan otot, penurunan kebugaran, hingga meningkatnya penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, dan gangguan sendi. Senam menjadi salah satu langkah preventif yang mudah diakses dan murah, namun berdampak signifikan.

Secara ilmiah, senam berfungsi melatih otot, jantung, dan sistem pernapasan, sekaligus meningkatkan koordinasi, keseimbangan, serta fleksibilitas tubuh. Aktivitas fisik ini juga membantu menjaga berat badan ideal, meningkatkan daya tahan tubuh, dan merangsang pelepasan hormon endorfin yang berperan dalam memperbaiki suasana hati serta mengurangi stres.

Manfaat tersebut dirasakan langsung oleh para peserta. Siti Rahma, salah satu warga Batam Centre yang rutin mengikuti senam, mengaku kegiatan oni dapat membantunya menjaga kebugaran sekaligus memperluas relasi sosial.

“Awalnya ikut karena diajak teman. Lama-lama terasa badan lebih ringan dan segar. Selain sehat, kita juga bisa ketemu banyak orang dan jadi lebih semangat,” ujarnya.

Ia menilai, kegiatan senam terbuka seperti ini penting untuk terus dilanjutkan karena mudah diikuti oleh berbagai usia. “Gerakannya tidak berat, tapi cukup untuk bikin badan berkeringat. Cocok untuk ibu-ibu, tapi bapak-bapak juga seharusnya ikut,” tambahnya.

Lebih dari sekadar olahraga, Senam Penggerak PKK Batam menjadi ruang perjumpaan sosial dan simbol kesadaran kolektif akan pentingnya kesehatan. Di ruang terbuka kota, tubuh-tubuh yang bergerak bersama menjadi pengingat bahwa kesehatan bukan hanya urusan pribadi, melainkan tanggung jawab bersama.

Di tengah laju pembangunan dan tuntutan produktivitas, kegiatan sederhana seperti senam rutin ini menghadirkan pesan yang kerap terlupakan: kota yang maju bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang warganya yang sehat, bugar, dan saling menguatkan dalam gerak yang sama. (Sal)

Share :

Perspektif

Scroll