BMKG Prediksi Hujan di Jawa Barat Sampai 4 Januari 2026

Pergantian tahun 2025 menuju 2026 diperkirakan masih berada di bawah dominasi cuaca basah. Badan...

BMKG Prediksi Hujan di Jawa Barat Sampai 4 Januari 2026

Ekologi
29 Des 2025
375 x Dilihat
Share :
Sofyan Saladin
Tim Redaksi

BMKG Prediksi Hujan di Jawa Barat Sampai 4 Januari 2026

Pergantian tahun 2025 menuju 2026 diperkirakan masih berada di bawah dominasi cuaca basah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat berpotensi terjadi di berbagai wilayah Jawa Barat selama sepekan, mulai 29 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Hujan tersebut diprakirakan dapat disertai petir dan angin kencang yang muncul secara lokal dengan durasi relatif singkat.

Stasiun Klimatologi BMKG Jawa Barat mencatat, potensi hujan lebat pada Senin, 29 Desember 2025, berpeluang terjadi di Kota Bekasi, Bogor, Depok, Karawang, Purwakarta, Subang, Cianjur, Sukabumi, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Sumedang, Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan, Garut, Kabupaten Tasikmalaya, dan Pangandaran.

Pada Selasa, 30 Desember 2025, kondisi cuaca serupa masih berpotensi melanda Bekasi, Bogor, Depok, Karawang, Purwakarta, Subang, Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Sumedang, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan, Garut, Kabupaten Tasikmalaya, dan Pangandaran.

Memasuki akhir tahun, Rabu, 31 Desember 2025, hujan disertai petir dan angin kencang diprakirakan terjadi di Kabupaten Bekasi, Bogor, Depok, Karawang, Purwakarta, Subang, Cianjur, Kabupaten Bandung Barat, Sumedang, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan, Garut, Tasikmalaya, dan Pangandaran.

Potensi hujan sedang hingga sangat lebat masih berlanjut pada Kamis, 1 Januari 2026, di wilayah Bekasi, Kabupaten Bogor, Depok, Karawang, Subang, Cianjur, Kabupaten Bandung Barat, Sumedang, Kota Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan, Garut, Tasikmalaya, dan Sukabumi.

Pada Jumat, 2 Januari 2026, BMKG memprakirakan cuaca serupa berpotensi terjadi di Bekasi, Bogor, Depok, Karawang, Purwakarta, Subang, Cianjur, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Sumedang, Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan, Garut, Tasikmalaya, dan Kabupaten Sukabumi.

Sementara itu, pada Sabtu, 3 Januari 2026, hujan sedang hingga sangat lebat diprakirakan terjadi di Bekasi, Bogor, Purwakarta, Subang, Cianjur, Sumedang, Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan, Garut, Tasikmalaya, dan Ciamis. Adapun pada Ahad, 4 Januari 2026, potensi cuaca serupa masih berpeluang terjadi di Bekasi, Bogor, Purwakarta, Subang, Sumedang, Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan, Garut, Tasikmalaya, dan Ciamis.

Menurut prakirawan cuaca Stasiun Klimatologi BMKG Jawa Barat, Retno Kartika, terdapat sejumlah fenomena atmosfer yang masih mendukung peningkatan potensi pertumbuhan awan hujan di sebagian wilayah Jawa Barat. “Diantaranya suhu muka laut yang relatif hangat, gelombang atmosfer tipe Low Equatorial dan gelombang Rosby,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Ahad, 28 Desember 2025.

Selain itu, kata Retno, kondisi labilitas atmosfer yang berada pada kategori labil ringan hingga kuat turut mengindikasikan adanya peluang pertumbuhan awan konvektif pada skala lokal.

BMKG mengimbau masyarakat serta instansi terkait untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologis akibat cuaca ekstrem. Dampak yang perlu diantisipasi antara lain hujan lebat hingga sangat lebat dalam skala lokal, angin kencang, banjir, tanah longsor, pohon tumbang, serta berbagai risiko kerusakan lainnya.

Di tengah euforia pergantian tahun, peringatan cuaca ini menjadi pengingat bahwa adaptasi terhadap dinamika alam merupakan bagian penting dari keselamatan bersama. Informasi prakiraan cuaca bukan sekadar data, melainkan pengetahuan awal agar masyarakat dapat menyesuaikan aktivitas, memperkuat kesiapsiagaan, dan mengurangi risiko di awal tahun yang baru. (Sal)

Share :

Perspektif

Scroll